Senin, 03 Oktober 2011

Tips sederhana menjaga gigi putih


gigi-putih
Mempertahankan gigi agar senantiasa putih alami memang tidak mudah, apalagi bagi anda yang gemar mengkonsumsi makanan atau minuman yang memang menyebabkan gigi menjadi rusak dan kuning, contohnya saja kopi dan rokok. Demi menjaga warna putih gigi sebagian orang juga melakukan ekstra perawatan khusus,ada juga yang tidak.
Seiring banyak iklan pasta gigi yang menawarkan putih alami gigi, namun kita juga masih bingung untuk mengetahui metode pemutihan gigi yang aman namun dilakukan dengan cara yang sesederhana mungkin.
Berikut dibawah ini ada beberapa tips sederhana untuk menjaga warna putih alami gigi anda.
Cari tahu masalah gigi
Tidak semua noda yang ada di gigi itu disebabkan oleh hal yang sama, seperti contohnya makanan dan minuman. Gigi yang bernoda juga bisa disebabkan oleh faktor lain, baiknya untuk mencari aman konsultasikan dulu masalah gigi anda ke Dokter Gigi.
Pilih pasta gigi pemutih
Cara sederhana ini mungkin bisa anda lakukan dalam menggunakan pasta gigi alami yang dapat meningkatkan warna putih gigi anda. Meskipun pasta gigi pemutih ini hanya menaikan satu tingkat warna putih alami gigi anda.
Hindari penyalahgunaan strip pemutih
Nampaknya jika anda terlalu sering menggunakan gel atau strip pemutih dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif , dan bisa mengakibatkan nyeri jika anda mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu. Apalagi jika hidangan tersebut yang masih  bersuhu panas ataupun dingin.
Hindari makanan dan minuman yang berwarna
Makanan dan minuman yang memiliki zat warna yang tidak baik untuk gigi dan kesehatan juga perlu dihindari. Sebab warna pada zat makanan tertentu menyebabkan gigi anda ternoda dan bahkan sulit untuk dihilangkan sehingga menimbulkan plak pada gigi.
Sering konsultasikan ke dokter gigi
Biasanya untuk mengkonsultasikan gigi ke Dokter Gigi selama 4-6 bulan sekali, untuk menjaga kesehatan gigi. Dan cari tahu tentang makanan yang tidak boleh sering dikonsumsi agar kilau alami gigi anda terus terawat.
detik.com

Berkreasi Dengan Kain Fanel


LIFESTYLE  Tagged , , , , , , September 28th, 2011
kain-fanel
Kain Fanel, pernah denger kan namanya. Kain ini merupakan kain yang bisa dikreasikan dengan bentuk apa saja seperti yang kita mau. Kebetulan pada postingan saya kali ini tertarik dengan seni yang dihasilkan dari kain fanel tersebut.
Untuk mengkreasikannya, bebas asalkan ada bahan-bahanya saja. Browsig-brosing di internet membuat saya banyak mendapatkan bentuk dan kreasi yang unik dari kain fanel ini. Betapa tidak ternyata kain fanel ini bisa dibuat bentuk terunik yang sulit dibayangkan.
Emang it’s the best banget deh karya tangan wanita indonesia, mereka mambuat kreasi kain fanel ini dengan daya imajinasi mereka, ada yang dibuat meyerupai makanan, kotak tisu, tempat HP, gantungan kunci, bahkan sampai tas juga bisa dibuat dari kain fanel ini ternyata.
Ini dia gambar hsil kain fanel yang saya ambil dari http://kreasilutuna.blogspot.com/ bentuknya ternyata lucu-lucu loh
kreasi-kain-fanel-1
Kreasi kain fanel : makanan jajan pasar
kreasi-kain-fanel-2
Kreasi kain fanel : Gantungan kunci lucu
kreasi-kain-fanel-3
Kreasi kain fanel : Tempat Handphone
felt_favor_bag

Kreasi kain fanel : Tas Cantik
 Kalo kita sudah mahir dengan kreasi kain fanel ini, gak ada salahnya kalo suatu saat nanti kita bisa berbisnis kreasi fanel. Untungnya juga cukup lumayan loh. Cocok sekali buat ibu-ibu yang ada di rumah, nah untuk memulai berbisnis kreasi dari kain fanel ini, tentunya kita harus memperbanyak latihan, agar kreasi kita juga bagus-bagus. Bagaimana berminat untuk menekuni kreasi  dari fanel ini? Siapa tahu bisa jadi hobi yang menguntungkan. Silahkan berkreasi di rumah….!

gambar:

Manfaat Hiu Untuk Kesehatan


hiu
Ini dia info yang penting yang saya dapat dari salah satu membaca news berita online, Ikan Hiu… membayangkan hewan predator yang satu ini sungguh menyeramkan ditelinga saya, namun siapa sangka hadirnya hewan ini malah menjadi penolong/ obat ampuh untuk melawan penyakit.
Hiu ternyata memiliki kandungan senyawa yang sering disebut squalamine, senyawa ini dikatakan mampu melawan berbagai virus mulai dari hepatitis A dan B sampai dengan penyakit kuning. Ternyata yang saya tangkap ikan hiu mampu meyelamatkan manusia dari berabagai macam penyakit kronis juga rupanya.
Bukan hanya itu penelitian yang dilakukan terhadap hewan ini pun menunjukan zat ini juga mampu mengendalikan demam akibat sakit kuning dan virus lainnya yang cukup membahayakan untuk manusia.
Squalmine ini juga aman untuk manusia, dan telah menjadi senyawa yang potensial melawan beragam penyakit kanker dan juga penyakit mata. Meskipun uji klinis dan beberapa target tersebut tengah berlanhung.
Ternyata dari hasil uji coba awal, squalamine ini menunjukan hasil yang cukup signifikan dan juga menjanjikan untuk penyakit kanker dan retonipati diabetes.
Semoga dari uji coba yang kedua ini mampu mendapatkn hasil yang cukup signifikan sama seperti uji coba yang sebelumnya dilakukan. Bagaimana mau mencoba hiu untuk mengobati segala macam penyakit anda?

Samsung Siap 'Melucuti' Fitur Galaxy Ta



Langkah Samsung ini juga dilakukan agar bisa menjual Samsung Galaxy Tab 10.1 di Australia.



 VIVAnews - Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, Samsung, dikabarkan bersedia 'melucuti' sejumlah fitur dan komponen di Galaxy Tab 10.1. Samsung melakukan 'pelucutan' tabletnya ini untuk 'menyenangkan' hati Apple yang menggugatnya karena dianggap meniru tablet produksi Apple, iPad.

Langkah Samsung ini juga dilakukan agar bisa menjual Samsung Galaxy Tab 10.1 di Australia. Sebelumnya, Pengadilan Australia memang melarang penjualan Galaxy Tab 10.1 atas tuntutan Apple.

Selain itu, Samsung juga dikabarkan akan melakukan sejumlah penawaran kepada Apple, agar bisa menjual tabletnya di Australia.

Apple mengatakan masih membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan tawaran yang diajukan Samsung. Dengan mengubah sejumlah fitur Galaxy Tab 10.1, ada kemungkinan Samsung akan meredakan ketegangan yang selama ini berlangsung akibat 'perang' paten dengan Apple.

Kedua pihak akan kembali ke Pengadilan Australia besok. Bagaimanapun, jika Apple menerima tawaran Samsung, sidang dapat ditunda dan Galaxy Tab bisa diluncurkan segera.

Adapun, Apple melakukan gugatan terhadap Samsung karena diduga melakukan pelanggaran atas 13 paten secara terpisah. Namun, Samsung membuat langkah kemajuan, sehingga saat ini persoalan paten hanya tinggal meliputi 3 paten.

Samsung memang berencana meluncurkan Galaxy Tab di Australia pada 11 Agustus lalu. Namun, jadwal peluncuran ini tertunda karena masalah hukum itu, dan dijadwalkan ulang pada 30 September. Tapi karena belum selesai di pengadilan, peluncurannya pun kembali ditunda.
    
Perang di meja hijau antara Samsung dengan Apple tidak hanya berlangsung di Australia. Kedua penguasa pasar smartphone ini juga bertarung di Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Jepang, dan Korea Selatan.

Pengadilan Belanda dan Jerman sebelumnya telah memenangkan Apple, sehingga Samsung dilarang menjual sejumlah smartphone seri Galaxy-nya. Karena itu Samsung kemudian menuntut balas, dan mengajukan gugatan kepada Apple atas pelanggaran sejumlah paten milik Samsung, di negara-negara itu. | BBC (eh)

• VIVAnews

Minggu, 02 Oktober 2011

Pesawat Canggih Ini Mampu Terbang Tanpa Henti



Terinspirasi dari burung Godwit, yang mampu terbang ribuan kilometer, tanpa makan.


VIVAnews -- Para ilmuwan Lockheed mengambil inspirasi dari alam untuk membuat desain pesawat masa depan yang canggih: mampu terbang tanpa henti, dengan bahan bakar yang ramah lingkungan. Namanya: Lockheed Stratoliner.

Seekor burung Godwit yang menyumbang ide. Burung berekor batang itu adalah pemegang rekor dunia, dalam kategori terbang tanpa henti. Bahkan, spesies burung Australia itu diketahui mampu terbang sampai Alaska, tanpa berhenti makan, menempuh jarak menakjubkan, 7.256 mil atau sekitar 11.677 kilometer.

Takjub dengan kemampuan burung itu, desainer William Black mengambil sayapnya sebagai inspirasi -- untuk membuat sebuah jet 'tanpa emisi' menjadi konsep Lockheed Stratoliner. Pesawat ini akan menggunakan sayap seperti burung, yang berfungsi meningkatkan daya angkat.

Idenya adalah sebuah jet yang dapat terbang ke mana saja di Bumi - tanpa memancarkan polusi apapun. Bahan bakarnya menggunakan hidrogen.

Jalan masih panjang untuk mewujudkan mimpi itu. Selama ini, bahan bakar hidrogen baru diuji coba pada pesawat kecil.

Konsep yang dibuat Black mengilustrasikan, pesawat tanpa emisi yang bisa terbang ke mana pun di seluruh dunia -- mengunakan daya angkat aerodinamis ekstrem, untuk mencapai ketinggian di mana tekanan udara berkurang. Sehingga, pesawat bisa melayang seperti burung.

Laman milik Black, sang desainer, di Yanko Design mengatakan, "sayap berukuran besar menghasilkan energi pengangkatan dalam jumlah besar dan memungkinkan pesawat terbang di ketinggian." Jet ini menggunakan empat mesin Cryogenic Hydrogen Turbofan yang tidak mengakibatkan emisi dan bisa menyimpan bahan bakar. (eh)

Stratoliner 2
• VIVAnews

Rabu, 14 September 2011

Lima fakta sushi tak selalu sehat


Penting diketahui, agar Anda lebih bijak saat mengonsumsi sushi.



sushi (corbis)


VIVAnews - Sushi telah jadi makanan yang populer di dunia. Perpaduan beras ketan, nori, dan ikan ini memang sangat memanjakan lidah. Banyak juga yang berpendapat, sushi merupakan makanan sehat.

Ternyata, pendapat itu tak selalu benar. Seperti dilansir dari Daily Mail, Louise Sutton, ahli nutrisi dari Leeds Metropolitan University, mengungkap lima buktinya. Penting diketahui, agar Anda lebih bijak saat mengonsumsi sushi.

1. Kolesterol
Telur ikan cod warna orange yang sering jadi topping sushi memang kaya akan asam lemak omega 3. Kandungan ini juga bisa melindungi Anda dari penyakit jantung.

Namun, yang perlu Anda tahu, telur ikan ini juga tinggi kandungan kolesterol. Sebaiknya, jangan mengonsumsi dalam jumlah yang banyak atau level kolesterol dalam darah Anda dapat meningkat drastis.

2. Garam
Kadar garam dalam sushi memang rendah. Tetapi kandungan garam pada soya atau kecap asin yang dijadikan pelengkap makan sushi, sangat tinggi.

Satu sachet soya, mengandung 1 gram garam, dan asupan maksimum garam per hari adalah 6 gram.Terbuat dari kacang kedelai yang fermentasi, soya harus dihindari oleh Anda yang mengalami masalah darah tinggi.

3. Cacing gelang
Dua penelitian yang dipresentasikan dalam American College of Gastroenterology melaporkan kenaikan kasus infeksi anisakiasis (cacing gelang) yang disebabkan konsumsi makanan laut mentah dalam bentuk sushi. Ketika ditelan oleh manusia, larva cacing gelang menempel pada jaringan selaput lambung dan usus.

Hal ini mengakibatkan sakit perut secara tiba-tiba, mual dan diare. Cacing gelang juga bisa kontak melalui kucing dan anjing. Menurut National Health Service (NHS), Inggris, ikan mentah harus dibekukan dalam suhu minus 20 derajat celcius, setidaknya selama 24 jam. Cara ini bisa mematikan larva-larva cacing gelang.

4. Merkuri
Tahun lalu, sebuah penelitian dalam British Journal Biology Letters mengungkap bahwa ikan tuna pada sushi di berbagai restoran dan supermarket di Amerika Serikat memiliki tingkat merkuri melebihi dari yang ditetapkan badan pengawas kesehatan. Paparan merkuri yang berlebihan berhubungan dengan risiko cacat saraf, termasuk cerebral palsy, tuli dan kebutaan. Wanita hamil disarankan untuk membatasi atau menghindari konsumsi ikan tertentu, termasuk ikan tuna mentah selama kehamilan.

5. Bakteri
Salah satu bakteri yang paling banyak ditemukan pada sushi adalah staphylococcus aureus. Pemicunya lebih sering karena bakteri itu terdapat pada beras ketan yang dijadikan bahan utama sushi daripada ikan mentah.

Jika beras tidak didinginkan segera setelah itu dibuat, maka bakteri akan muncul pada bagian permukaan. Membiarkannya pada suhu kamar, akan meningkatkan risiko timbulnya racun yang lebih banyak. Pastikan Anda mengonsumsi sushi yang memang baru saja dibuat.



• VIVAnews

semut tidak pernah tersesat pulang ke sarang

Perjalanan pulang lebih cepat dibandingkan dengan perjalanan saat mereka mencari makan.

SENIN, 12 SEPTEMBER 2011, 17:15 WIB

Perjalanan pulang jauh lebih cepat dibandingkan dengan perjalanan saat mereka mencari makan. Selain itu, semut hitam kadang mengeroyok semut merah dan mencuri makanan yang dimiliki. (dailymail.co.uk)
VIVAnews - Rasa penasaran dengan perilaku semut membuat Anggie Arivia Tanu, siswi SD Kristen Penabur 6 Bandung, ingin mengetahui bagaimana semut selalu bisa pulang setelah jauh mencari makanan. Hal ini kemudian ia tanyakan pada gurunya. 

Melihat antusiasme Anggie, sang guru mengajaknya untuk mengamati perilaku semut.

“Saya mendampingi Anggie untuk mengamati perilaku semut,” ujar Winardi, guru pembimbingnya. Dengan memberi remah-remah kue sebagai umpan, selama satu minggu mereka menghitung waktu setiap semut yang pergi mencari makan dan pulang. 

Dari pengamatan awal tersebut, ada hal yang menarik untuk dicatat bahwa semut selalu pulang lebih cepat ke sarang daripada saat mereka mencari makan.   

Anggie kemudian mendapatkan ide untuk memberi penghalang bagi semut yang mencari makanan. “Selama ini perilaku semut saat berjalan saling antre berurutan. Saat diberi penghalang, semut memang kebingungan, dan berusaha mencari makanan yang ada di dekatnya,” ujar Anggie pada VIVAnews, 12 September 2011.

Hasil pencatatan waktu dengan stopwatch kemudian memperkuat fakta bahwa semut lebih cepat kembali ke sarangnya meski diberi penghalang.

Jika tidak diberi penghalang, Anggie mencatat, dalam 3 kali pengamatan, waktu yang dibutuhkan yaitu 20 detik menuju umpan, pulang 13 detik. Pengamatan kedua, 22 detik ke umpan, pulang 12 detik. Pengamatan ketiga, menuju umpan 27 detik, pulang 24 detik.

Jika diberi penghalang, tercatat pengamatan pertama, menuju umpan 49 detik, pulang 39 detik (tidak membawa makanan). Pengamatan kedua, 24 detik menuju umpan, pulang 15 detik. Dan terakhir, menuju umpan 1 menit, pulang 1 menit 59 detik.

“Ada kejadian menarik saat percobaan diberi penghalang. Semut hitam mencari jalan memutar dan mencari makanan yang dipunyai oleh semut merah,” kata Winardi, guru pendamping Anggie. Semut merah akhirnya dikeroyok, semut hitam mencuri makanan semut merah. “Di sini berlaku hukum alam, siapa yang kuat dia yang menang,” ujarnya.
Berkat penelitiannya ini, Anggie masuk dalam 9 besar bocah yang menjuarai Junior Science Award 2011 yang juri-jurinya berasal dari LIPI. (umi)
• VIVAnews